“PENCERAHAN” PEMIKIRAN KALAM; Menuju Rekonstruksi Kalam Kontemporer


“PENCERAHAN” PEMIKIRAN KALAM; Menuju Rekonstruksi Kalam Kontemporer

Introduction

Benih ilmu kalam muncul sejak Nabi Muhammad saw. Masih hidup. Fakta adanya sahabat yang bertanya kepada Beliau mengenai “al qadar“, sebuah tema yang pada masa selanjutnya menjadi topic pembicaraan kalam. Pertumbuhan mengenai kalam semakin  subur pada saat adanyafitnah al kubra, yakni tragedy terbunuhnya sahabat Usman bin ‘Affan. Hal ini merupakan potret buram perjalanan sejarah islam yang ikut berperan dalam menumbuhkan bangunan keilmuan kalam  dan sekaligus memberikan gambaran jelas akan pertautan kalam dengan politik. Sehingga memunculkan kelompok-kelompok seperti Khawarij, Murji’ah, maupun Syi’ah, hanya menyebutkan beberapa golongan, dalam konstelasi politik dan teologismerupakan fenomena yang memperkuat argumentasi akan kuatnya relasi kalam dan politik pada saat itu.

Perjalanan panjang yang dilalui ilmu kalam dalam realitas-historis pemikiran Islam, setidaknya memberikan potret betapa ilmu kalam menjadi fakta yang menunjukkan  adanya sense of social crisis dari para pemikir Islam (In’am Esha; 2006: xvi). Pada masa pemikiran kalam klasik (sebelum abad 13 H/19 M) lebih di dominasi oleh adanya pengaruh golongan tertentu, sehingga pemikiran klam pada saat itu tidak jauh dari pengsakralan pada masing-masing golongan yang dianut. Sehingga konsentrasi kalam hanya terhadap hal-hal yang “melangit” dan melupakan aspek universitas islam itu sendiri.

Dunia sekarang, asumsi-kreatif Hasan Hanafi,  tidak akan mampu membangun sebuah ilmu pengetahuan tanpa menggunakan konsruk ilmu pengetahuan tentang kesadaran kemanusiaan dan pertautan religious dengan kepentinga-kepentingan umum dan pengaruh konsep-konsep religious terhadap pragmatisme sosial. Maka, lanjut Hanafi, ideology religious (al ‘aqidah al diniyah) secara objektif ditegakkan di kalangan masyarakat melalui siklus idiologi revolusioner (Hasan Hanafi; 2003: 13).

Iklan

One thought on ““PENCERAHAN” PEMIKIRAN KALAM; Menuju Rekonstruksi Kalam Kontemporer

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s