Islam Rahmat Bagi Semesta?


Islam Rahmat Bagi Semesta?

Oleh Ahmad Suhendra

Agama merupakan tatanan yang mengandung nilai-nilai kemanusiaan, etika, dan toleransi. Agama memberikan tuntunan kehidupn kepada setiap penganutnya. Ajaran yang ‘terwakili’ dalam kitab suci masing-masing agama, menjadi pegangan kaum agamawan untuk melewati perjalanan hidup melalui tuntunan agama. Baca lebih lanjut

“PENCERAHAN” PEMIKIRAN KALAM; Menuju Rekonstruksi Kalam Kontemporer


“PENCERAHAN” PEMIKIRAN KALAM; Menuju Rekonstruksi Kalam Kontemporer

Introduction

Benih ilmu kalam muncul sejak Nabi Muhammad saw. Masih hidup. Fakta adanya sahabat yang bertanya kepada Beliau mengenai “al qadar“, sebuah tema yang pada masa selanjutnya menjadi topic pembicaraan kalam. Pertumbuhan mengenai kalam semakin  subur pada saat adanyafitnah al kubra, yakni tragedy terbunuhnya sahabat Usman bin ‘Affan. Hal ini merupakan potret buram perjalanan sejarah islam yang ikut berperan dalam menumbuhkan bangunan keilmuan kalam  dan sekaligus memberikan gambaran jelas akan pertautan kalam dengan politik. Sehingga memunculkan kelompok-kelompok seperti Khawarij, Murji’ah, maupun Syi’ah, hanya menyebutkan beberapa golongan, dalam konstelasi politik dan teologismerupakan fenomena yang memperkuat argumentasi akan kuatnya relasi kalam dan politik pada saat itu. Baca lebih lanjut